Ogan komering ilir. Pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) diduga Menggelapkan dana bantuan Optimasi Lahan (Oplah) tahun anggaran 2025 desa sri gading, Kecamatan sungai menang, Kabupaten Ogan komering ilir, kini menjadi sorotan publik. Sabtu (17/1/24)
Informasi ini mencuat setelah sejumlah petani mengeluhkan minimnya realisasi bantuan yang mereka terima disaat musim gadu, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa banyak kelompok tani yang hingga kini belum tersentuh bantuan tersebut.
“Kelompok Tani sampai detik ini belum menerima bantuan. Padahal, anggaran dari pusat mencapai Rp 4 juta per hektare, dengan alokasi khusus pembersihan lahan sebesar Rp 900.000 per hektare,” ujar Seorang warga yang enggan di sebut namanya kepada wartawan.
dana pembersihan lahan sebesar Rp 900.000 yang seharusnya diterima petani, namun kini sudah memasuki tahun 2026 dana tersebut belum terealisasikan
Kami berharap kepada pihak yang berwajib dapat mengungkap kasus ini agar menjadi terang benderang tandasnya.






